Ini Alasan Menapa KK Disebut ‘Kartu’ Tapi SIM Malah Pakai Istilah ‘Surat’

Surat Izin Mengemudi dan Kartu keluarga. (Foto: Internet)

Pernah nggak kamu terpikir kalau istilah ‘surat’ dan ‘kartu’ yang digunakan dalam negara ini seolah terbolak-balik. Beberapa contohnya adalah penggunaan kata tersebut pada SIM (Surat Izin Mengemudi) dan KK (Kartu Keluarga).

Jika memakai penalaran berdasar logika, SIM yang menggunakan istilah ‘surat’, seharusnya menggunakan lembaran kertas sebagai bukti kepemilikan. Namun, bukti riilnya saat ini SIM justru ditunjukkan dengan kertas tebal berbentuk persegi panjang. Sedangkan istilah kartu dalam Katu Keluarga justru berlaku sebaliknya.

Alih-alih dicetak pada kertas tebal berukuran minimalis, KK justru dicetak dalam lembaran kertas biasa. Nah lho, hal ini jadi membuat kita bertanya-tanya, apa nggak seharusnya kedua istilah tersebut dibuat menjadi ‘Kartu Izin Mengemudi’ dan ‘Surat Keluarga’ ya?

Menjawab pertanyaan netizen, Ivan Lanin pun mengemukakan alasannya. © Twitter/ivanlanin

Nah, sebelum bingung, pakar internet dan aktivis Bahasa Indonesia, Ivan Lanin pun mengemukakan alasan mengapa kedua istilah tersebut masih dipakai hingga kini. Menurutnya, kedua sebutan tersebut merupakan peninggalan sejarah dan bukti bahwa bangsa Indonesia sulit untuk beranjak. Menilik dari sejarah masa lalu saat penjajahan Belanda, istilah ‘keterangan mengemudi’ atau rebewes (bahasa Belanda: rijbewijs) berbentuk buku yang menyerupai surat.

Sedangkan kartu keluarga dulunya dicetak di atas karton manila tebal yang menyerupai kartu besar. Sehingga rujukannya bukan lagi menggunakan istilah surat namun kartu. Namun, diakui Ivan Lanin melalui akun Twitternya, sampai saat ini ia sendiri belum menemukan sumber rujukan tertulis tentang masalah kebahasaan tersebut.

Seolah ingin ikut membantu pemecahan “kasus” tersebut, beberapa netizen pun turut mengemukakan pendapatnya, salah satunya adalah dari segi efisiensi. Penggunaan wujud kartu dalam Surat Izin Mengemudi dinilai lebih praktis karena tidak memakan banyak tempat. Lainnya menilai bahwa dalam Kartu Keluarga ada banyak keterangan yang harus ditulis jadi tidak cukup kalau hanya dicetak dengan kartu. Nah, kalau menurut pendapatmu?

Stop Hoax
BAGIKAN

YOU MIGHT ALSO LIKE

Tagar #DitanyaKapanNikah Ramai di Twitter?

Rempong.net - Musim mudik Lebaran 2017 sudah makin ramai. Berbondong-bondong warga Ibu Kota dan kota-kota besar lainnya meninggalkan rumah untuk pulang ke kampung halaman...

Unik, Desa Ini Berbentuk Seperti Kode QR Raksasa

Apa yang terlintas dibenakmu ketika melihat gambar berikut ini ? Labirin raksasa atau mungkin hutan yang ditebang sebagian ? Ternyata gambar berikut ini...

Kominfo Blokir 800 Ribu Situs Negatif

Sejak 2015, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan pelaku layanan internet seperti Facebook, Twitter, dan lain-lain menyaring dan membuat daftar konten positif....

Ini Prediksi Harga OPPO F5 di Indonesia

Tinggal seminggu lagi OPPO F5 akan diperkenalkan secara resmi di Indonesia. Perangkat yang memiliki keunggulan kamera depan 20 Megapixel dengan A.I Beauty Recognition Technology...

6 Bisnis Kuliner Artis yang Hits di Instagram, Pernah Coba?

Bisnis kuliner tengah menjadi tren di kalangan selebriti. Terbukti, mereka berlomba-lomba membuka restoran dan kafe untuk memuaskan selera pasar. Tak cuma makanan dan minumannya yang...