Beruntunglah kita saat ini hidup dan tinggal di negeri tercinta kita, yakni Indonesia. Sebab, di Indonesia, kita dikelilingi oleh masyarakat yang ramah, sopan dan santun, serta memiliki sikap tenggang rasa dan rasa simpati yang begitu besar terhadap satu sama lain.

Terlebih ketika ada salah satu masyarakat yang mengalami kecelakaan di jalanan raya. Maka dengan seketika orang-orang akan datang dan bergotong royong untuk membawa ke rumah sakit.

Tapi beda halnya dengan negara yang satu ini. Orang yang mengalami kecelakaan atau cedera, baik di jalanan raya atau pun di tempat umum justru tidak diperdulikan sama sekali.

Negara tersebut adalah China. Bukan tanpa alasan warga di China melakukan hal seperti ini.

Warga China tidak ingin membantu orang yang sedang terkena musibah di jalanan raya karena takut akan dituduh bersalah. Dan jika hal itu terjadi, maka mereka diharuskan membayar kompensasi terhadap cedera orang yang ditolongnya itu. Hal ini akan lebih parah lagi bagi orang yang menabrak.

Pemilik kendaraan yang terbukti mencelakakan pengendara lain hingga cedera akan dikenai denda dan tanggungan biaya rumah sakit, biaya rehabilitasi dan biaya kehilangan mata pencaharian bagi orang yang sengaja tertabrak.

Oleh karena itu, pengendara di sana lebih mau menabrak orang secara berulang kali hingga meninggal ketimbang menabrak dan membuatnya cedera.

Karena orang yang ditabrak meninggal, si sopir hanya akan membayar denda sekali saja.

Untuk itu, warga di sana selalu merasa takut dan menghindar ketika ada pengendara yang terjatuh atau pun tertabrak.

Komentar Anda