Sindrom Aneh, Pensiunan Ini Terngiang-ngiang Lagu Kebangsaan

Seorang pensiunan mengungkapkan kondisi medis langka yang dideritanya. Pria berusia 87 tahun itu, Ron Goldspink, mendengar lagu kebangsaan terus-menerus di kepalanya.

Ron ternyata hidup dengan penyakit langka yang dikenal sebagai Musical Ear Syndrome. Ia mengatakan, dirinya mendengar “God Save the Queen” lagu kebangsaan Inggris sekitar 1.700 kali setiap minggu.

Seperti yang dikutip dari Daily Mail, Minggu (5/11/2017), Goldspink berharap dapat bertemu Ratu Elizabeth saat pemimpin Inggris itu mengunjungi Hull. Goldspink mengadu bahwa ia telah mendengar lagu kebangsaan yang bahkan lebih sering daripada yang didengar Ratu.

“Dimulai sekitar tiga atau empat bulan yang lalu,” kata pria asal Bilton, Inggris, itu yang mengatakan bahwa ia mendengar versi lagu kebangsaan yang dinyanyikan oleh paduan suara laki-laki.

“Aku mengeluh tentang tetangga sebelah, yang aku pikir sedang bermain musik dan membuat aku terbangun pada malam hari,” ujar Goldspink.

“Anakku pun mengeluh kepada Dewan dan saat mereka datang, aku mengatakan kepada mereka bahwa aku bisa mendengar musik melalui dinding setiap malam,” tambah dia.

“Mereka datang ke rumah sebelah dan tetangga aku mengatakan mereka tidak memutar (lagu), dan aku menyadari hanya aku yang bisa mendengarnya,” ujar Goldspink. Ia mengatakan, meski lagu itu dinyanyikan dengan baik, kadang-kadang lagu tersebut membuatnya “tuli” dan “gila”.

Tentang Musical Ear Syndrome

Musical Ear Syndrome adalah suatu kondisi di mana orang-orang yang memiliki gangguan pendengaran mengalami halusinasi musik. Kondisi langka ini memengaruhi 1 dalam 10.000 orang berusia lebih dari 65 tahun di Inggris. Penyakit ini juga sering memengaruhi orang-orang yang menderita tinnitus.

“Dokterku tak mengerti dan belum pernah mendengar (penyakit) itu sebelumnya,” tutur Goldspink.

“Tidak ada yang dapat Anda lakukan tentang hal itu, satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan alat bantu dengar di satu telinga dan suara TV sebagai latar belakang.”

“(Cara) itu membantu aku, jika tidak (dilakukan) akan membuat aku tuli.”

Goldspink mengatakan dia ingin bertemu Ratu Elizabeth ketika beliau mengunjungi Hull pada 16 November. Ia ingin menceritakan lagu kebangsaan yang dia dengar berkali-kali lebih banyak daripada beliau.

“Aku ingin orang lain tahu apa yang aku alami dalam hidup, dan untuk mengetahui tentang kondisinya,” kata Goldspink.

“Aku tidak tahu apa yang menyebabkannya, aku hanya tahu ada sekelompok orang yang bernyanyi dan mereka menyanyi dengan sangat baik.”

“Aku hanya ingin orang tahu kalau aku tidak gila, hanya ada sesuatu yang salah dengan kepalaku. Aku mengatakan kebenarannya, dan aku terus-menerus mendengar lagu kebangsaan.”

Stop Hoax
BAGIKAN

YOU MIGHT ALSO LIKE

Para pemotor lawan arah di jalur TransJakartavideo

VIDEO: Terjebak di Busway, Pemotor Malah Marahi Sopir TransJakarta

Polisi dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta gencar mensterilkan jalur TransJakarta atau lebih akrab disebut busway. Banyak pengendara sepeda motor yang masuk ke jalur khusus...
Film G30S PKI

Fakta-Fakta Menarik Film Pengkhianatan G30S PKI

Masyarakat Indonesia belum lama ini sempat dibikin heboh dengan adanya pemutaran Film Pengkhianatan G30S/PKI. Pemutaran film yang mendapat instruksi langsung dari Panglima TNI Jenderal...
ilustrasi pria jepang

Di Jepang, Ayah Palsu Bisa Disewa dengan Harga Rp 3,6 Jutaan Per Hari

Hal-hal yang aneh, unik dan terdepan, tidak ada tempat lain untuk menemukannya selain di Jepang. Setelah marak jasa pacar sewaan, kini Jepang punya 'produk'...

10 Game Balap Mobil Paling Populer yang Pantas Dicoba

Berkat penemuan besar di abad ke-20, para pencinta mobil tak hanya terbatas menyalurkan kecintaannya dengan berpacu kecepatan di jalan raya. Dengan permainan video balap mobil,...
Perkembangan dan gerak badai tropis Jose

Di Balik Nama-nama Badai, Kenapa Ada Harvey, Irma, dan Jose?

Pertama Harvey, yang menyapu Houston. Sekarang Badai Irma yang tengah menggasak Karibia dan mulai mendekati Miami. Sementara itu, Jose yang masih badai tropis, menunggu giliran...