Kamera Ponsel Pertama

Saat ini, kamera menjadi salah satu fitur wajib yang ada di smartphone. Meskipun sudah menjadi fitur utama di smartphone, nyatanya belum banyak yang mengetahui kisah mengenai kamera pertama di ponsel.

Dikutip dari Tech Spot, Rabu (29/11/2017), orang yang pertama mengembangkan ponsel di kamera adalah Philipe Kahn. Ia memang bukan dikenal sebagai sosok ternama, tapi kontribusinya dalam pengembangan teknologi awal kamera di ponsel tak dapat dihiraukan.

Saat pertama kali membuat kamera ponsel, Kahn menggunakannya untuk memotret anaknya yang baru saja lahir. Tak hanya mengambil foto, ia pun langsung membagi hasil gambar tersebut dengan orang-orang terdekatnya melalui internet.

Foto itu pun diakui menjadi hasil gambar pertama yang dihasilkan oleh ponsel. Bahkan, foto ini masuk ke dalam 100 foto paling berpengaruh sepanjang masa versi majalah TIME.

Hal yang dilakukan Kahn itu pun diakui sebagai sebuah terobosan mengingat peristiwa itu terjadi pada pertengahan 1997, yang ketika itu ponsel berkamera dan media sosial belum eksis seperti sekarang ini.

Baca Juga :   Ini 5 Smartphone Murah dengan Kamera 13 MP
Kamera Ponsel Pertama
Teknologi kamera ponsel pertama yang pernah dibuat (sumber: time)

Lantas, teknologi apa yang digunakan pria tersebut? Ia memanfaatkan kamera digital Casio QV, ponsel Motorola StarTAC, dan laptop untuk menangkap gambar. Selepas itu, ia segera mengirimkan gambar tersebut ke kontaknya melalui teknik yang disebut ‘Instant-Picture-Mail’.

 

Menyadari ada potensi dari teknologi yang dikembangkan tersebut, ia pun bertemu dengan Kodak dan Polaroid untuk berbagi ide mengenai ponsel kamera.

Akan tetapi, ide Kahn itu menemui jalan buntu karena ditolak oleh dua perusahaan tersebut. Menurut mereka, ponsel hanya akan fokus untuk kebutuhan komunikasi suara sehingga tak akan memanfaatkan kamera.

Tak menyerah, Kahn memperkenalkan ide tersebut pada salah satu perusahaan asal Jepang Sharp. Tertarik dengan teknologi itu, mereka pun merilis ponsel yang terintegrasi dengan kamera pada tahun 2000.

Beberapa tahun kemudian, operator seluler Sprint tertarik pada teknologi itu dan memboyongnya ke Amerika Serikat. Kahn kini sudah tak berkutat di dunia ponsel, ia memilih fokus ke kecerdasan buatan, machine learning, dan data science.

Komentar Anda

READ MORE

Ini 5 Monster yang Katanya Suka Minum Darah

Saat kita mendengar kata 'vampir', yang pertama kali terbayangkan adalah sesosok makhluk dengan taring yang suka meminum darah manusia.

5 Tes Kehamilan Aneh di Masa Lalu, Menaruh Bawang di Vagina

Pada zaman modern seperti sekarang ini, tes kehamilan relatif mudah untuk dilakukan.

Ini 4 Kekurangan Soal Desain Smartphone Tanpa Bezel

Rempong.net - Tak bisa dipungkiri bahwa tren smartphone saat ini adalah soal makin menghilangnya bezel. Hal ini diimbangi dengan tingginya rasio layar ke bodi,...

Ratusan Pemotor Berhenti Seketika, Maju Kena Mundur Kena

Sebuah video yang diunggah di media sosial Instagram memperlihatkan, puluhan pengendara sepeda motor berhenti di atas jalan layang non tol di kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan.

Facebook Akui Dibayar Rp1,6 Miliar untuk Sebar Berita Hoaks

Kemenangan Donald Trump saat pemilihan presiden AS kemarin memang masih menjadi pertanyaan besar. Banyak yang menuduh Trump menang akibat 'pertolongan' berita hoaks yang dibuat...