Penganut Bumi Datar Mau Terbangkan Roket, Tapi Gagal

‘Mad’ Mike Hughes jadi pemberitaan media setelah menciptakan roket sendiri dengan tujuan membuktikan bumi itu bentuknya datar. Ia berjanji menerbangkan roket itu dengan dirinya berada di dalamnya, namun menuai kegagalan total.

Pada Sabtu siang waktu California, Amerika Serikat, Hughes sudah bersiap meluncurkan roketnya di sebuah lokasi terpencil. Namun ada masalah soal perizinan dan ada kerusakan di roketnya itu sehingga niatnya dibatalkan.

“Lembaga pertanahan AS tidak mengizinkanku meluncurkannya di lokasi itu. Hal ini sangatlah mengecewakan,” sebut Hughes yang dikutip dari USA Today.

Hughes yang berusia 61 tahun menambahkan, juga ada masalah teknis di roket yang membuatnya tidak mungkin diluncurkan ke angkasa. Tepatnya di bagian launcher. “Tapi sekarang aku sudah memperbaikinya,” sebut Hughes.

Jadi untuk sementara, niatnya meluncur ke angkasa untuk membuktikan bumi itu datar belum dapat dilaksanakan. Pria yang sehari-harinya pengemudi limosin itu menghabiskan waktu tahunan dan uang sekitar USD 20 ribu membuat roket yang sebagian komponennya barang bekas itu.

“Perjalanan ini hanya tahap awal dari program antariksaku untuk membuktikan bahwa Bumi itu datar,” ujarnya beberapa hari lalu.

Ia rupanya terobsesi mengambil gambar yang membuktikan bahwa Bumi yang dihuni manusia ini berbentuk seperti piringan, bukan bola.

“Aku akan membungkam mulut mereka (yang percaya Bumi itu bulat),” kata Mike. Ia mengatakan NASA sudah dikendalikan oleh ‘relawan Bumi bulat’, dan Elon Musk membuat roket palsu dari balon udara.

Dia mengaku siap jikalaupun harus kehilangan nyawa. “Sangat menakutkan, tapi tidak ada seorangpun dari kita lolos dari dunia ini dalam keadaan selamat,” tandasnya.

Berikut Foto-foto Mike Hughes :

1.

Inilah sosok Mike Hughes yang djuluki Mad atau gila karena mau membuktikan bumi itu datar. Sehari-harinya, dia adalah pengemudi mobil limosin.

2.

Dengan roket ini, Mike ingin terbang setinggi 1.800 kaki (550 m) pada Sabtu mendatang waktu setempat dan menjepret bumi dari angkasa. Si roket berbahan logam sederhana yang dirancang sendiri.

3.

Dia memperkirakan, roket tersebut dapat mencapai kecepatan 800 km/jam agar dapat menjangkau atmosflat (atmosfer datar). “Perjalanan ini hanya tahap awal dari program antariksa saya untuk membuktikan bahwa Bumi itu datar,” ujarnya.

4.

“Saya akan membungkam mulut mereka (yang percaya Bumi itu bulat),” kata Mike. Ia mengatakan NASA sudah dikendalikan oleh ‘relawan Bumi bulat’, dan Elon Musk membuat roket palsu dari balon udara.

5.

Pria berusia 61 tahun ini berjanji pada komunitas Bumi datar bahwa ia akan menampakkan teori ini dengan roket tenaga uapnya tersebut, meskipun ia mengaku harus belajar lebih banyak tentang roket secara teknis.

6.

Sudah lama Mike terobsesi bahwa bumi itu bulat dan mempelajari secara otodidak teknik pembuatan roket. Ia juga mengharapkan donasi untuk membiayai proyeknya.

7.

Ini roket yang pernah ia rancang sebelumnya.

8.

Mike mengklaim sudah bertahun-tahun bereksperimen untuk membuat roket yang dapat terbang ke angkasa.

9.

Pada 2014 pun dia berhasil membuat roket berawak pertamanya, walaupun hanya yang dapat terbang sejauh 400 m.

10.

“Mereka (NASA) belum pernah mengirim manusia ke luar angkasa. Sudah ada 20 badan antariksa di Amerika, tapi saya yang akan menempatkan manusia ke dalam roket dan meluncurkannya,” pungkas Mike.

BAGIKAN