Di Jepang, Cek Kondisi Kehamilan Pakai Aplikasi Smartphone

Rempong.net – Salah satu implementasi teknologi yang dipamerkan di gelaran AdAsia 2017 adalah inovasi dari perusahaan konsultan Jepang, Hakuhodo. Hakuhodo membesut aplikasi khusus yang membantu ibu hamil untuk mengecek kehamilannya secara langsung.

Strategic Investment Head Hakuhodo, Azumi Maruyama, mengungkapkan wanita hamil di Jepang ternyata cenderung lebih khawatir dengan kondisi kesehatannya selama hamil.

Menurut Maruyama, mereka sebetulnya bisa saja mengoleksi sekumpulan informasi kesehatan dari sumber internet. Namun, hal ini ternyata malah memicu kebingungan dan membuat mereka semakin panik.

“Kami ingin memanfaatkan peluang ini dengan menawarkan solusi berupa aplikasi yang membantu mereka mengetahui kondisi kehamilannya. Kami juga mengajak kerja sama dokter kandungan untuk berpartisipasi dan menjadi kontributor informasi kesehatan langsung ke pengguna aplikasi tersebut,” kata Maruyama di Bali Nusa Dua Convention Center, Jumat (10/11/2017).

Maruyama mengaku, pihaknya terinspirasi dari program kehamilan pemerintah Jepang bernama “Boshi-Techo” yang menghadirkan jurnal khusus untuk mencatat riwayat kehamilan. Jurnal tersebut digunakan masyarakat Jepang pada 1948 silam.

“Kami ingin kembali menghadirkan jurnal tapi dengan cara digital dan tanpa kertas. Maka itu, kami mengembangkan aplikasi khusus ini,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Haruko Minagawa, Touchpoint Evangelist Hakuhodo, mengungkap fokus utama dari layanan ini adalah memberikan informasi aktual dan tepercaya kepada ibu hamil.

Bahkan, 20 persen ibu hamil di Jepang kini menggunakan layanan tersebut dan 12,5 persen departemen obstetri dan ginekologi juga berpartisipasi. “Sebanyak 93 persen pengguna kami bahkan mengaku lega karena menggunakan aplikasi ini,” tutur Minagawa.

Ke depannya, Minagawa berharap aplikasi ini bisa menjadi sebuah sistem pengecekan kandungan yang bisa menyelamatkan kehidupan. Jepang bahkan kini menjadi negara dengan tingkat kematian bayi paling rendah dengan sistem pengecekan kandungan yang berkala dan rutin.

“Kami memang masih mengembangkan layanan ini di Jepang, tetapi kami juga ingin mengimplementasikan sistem ini ke negara-negara lain. Tujuannya ya demi menyelamatkan kehidupan dan menciptakan hidup yang sehat bagi ibu dan anak, serta dunia,” pungkas Minagawa.

Stop Hoax
BAGIKAN

YOU MIGHT ALSO LIKE

Heboh Kabar Wanita Kaya di Kolaka Utara Dikubur Bersama Harta

Seorang wanita tua di Desa Lawolatu, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, membuat heboh dengan wasiatnya sebelum meninggal dunia dan dikuburkan Sabtu, 14...
video

The Mummy (film 2017)

Rempong.net - The Mummy adalah sebuah film fantasi aksi-petualangan Amerika yang disutradarai oleh Alex Kurtzman serta ditulis oleh Billy Ray dan Jon Spaihts, sebagai...

Uji Coba Mainan Seks Digaji Rp448 juta

Lowongan pekerjaan berikut ini terkesan mengasyikkan, apalagi digaji besar. Tawarannya adalah menjadi penguji mainan seks. Di Inggris, calon karyawan yang beruntung akan diberikan kesempatan untuk...

Demi Mobil Impian, Gadis Ini Jual Keperawanannya?

Rempong.net - Memiliki mobil, tentu merupakan impian setiap orang. Namun, apa yang dilakukan gadis belia asal Australia ini sangat mengejutkan. Gadis yang baru berusia...

Melihat Foto Hasil Kamera Xiaomi Mi Mix 2

Xiaomi kembali menggebrak pasar smartphone. Perusahaan asal China itu baru saja merilis produk nyaris tanpa bingkai (bezel) terbarunya yang dinamakan Mi Mix 2. Acara peluncuran...