Go-Jek menuai sensasi melalui sebuah iklan berukuran besar yang dipasang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Tidak seperti iklan pada umumnya yang menampilkan desain yang menarik, mereka hanya menampilkan tulisan sepanjang dua paragraf berwarna hitam dengan warna latar putih, seperti dalam postingan Twitter berikut ini:


Beberapa netizen menyoroti kreativitas Go-Jek dalam menarik perhatian pengguna jalan. Kebetulan, lokasi iklan yang berada di Jalan Jendral Gatot Subroto memang sedang dilanda kemacetan parah akibat pembangunan underpass Kuningan-Mampang.

Namun, tidak sedikit juga yang menganggap bahwa iklan tersebut aneh, sulit dibaca, bahkan cenderung membahayakan pengendara kendaraan bermotor.

https://www.twitter.com/RizkiAfrillia/status/923766618202652674

Dari sekian banyak responswarganet yang tidak menyukai iklan tersebut, Go-Jek membalas salah satu balasan tersebut dengan gaya yang menantang namun tetap kocak melalui akun Twitter resmi mereka.

READ MORE

3 Momen Kocak Ini Terjadi Saat Akad Nikah Raisa dan Hamish

Masih seputar pernikahan penyanyi top tanah air, Raisa Andriana dengan Hamish Daud, perhatian netizen tidak hanya pada romantisme dan kebahagiaan mempelai berdua. Acara akad nikah...

Ini 5 Kebun Vertikal Paling Keren Di Dunia

Penghijauan merupakan solusi terbaik untuk mengurangi kadar polusi di zaman modern ini. Namun kurangnya lahan, terutama di daerah perkotaan mengakibatkan pembangunan jalur hijau maupun...

Ini 5 Keunggulan BlackBerry Messenger Versi Baru

BlackBerry Messenger memiliki versi baru dan sudah tersedia baik di Google Play maupun App Store.

Viral Karena Lucu, Macan Cisewu Muncul di Komik Marvel Terbaru!

Rempong.net - Pada Maret 2017 lalu, netizen dihebohkan dengan kemunculan Patung Harimau di Komando Distrik Militer Cisewu. Patung ini awalnya diunggah di twitter oleh...

Viral, Pemuda Ini Remix Lagu Garuda Pancasila Jadi Ajeb-ajeb

Mars Pancasila atau populer dikenal sebagai lagu Garuda Pancasila adalah lagu Indonesia yang ditulis oleh Sudharnoto. Lagu ini menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia. Tapi apa jadinya...

Komentar Anda