Mobil dokter muda dirusak rombongan pengantar jenazah.
Mobil dokter muda dirusak rombongan pengantar jenazah.

Dalam Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, rombongan pengantar jenazah memang menjadi salah satu pihak yang mendapat prioritas di jalan raya. Namun sejatinya tentu tidak melakukan aksi kekerasan untuk mendapat akses jalan seperti yang dilakukan pada kejadian di Makassar baru-baru ini.

Ya, seorang dokter muda bernama Putry April berbagi cerita di akun Instagram-nya, karena mobilnya dirusak oleh rombongan pengantar jenazah yang tengah melintas. Kasus ini pun kemudian menjadi viral usai diunggah ke jagat maya.

Dalam ceritanya, Putry mengatakan lokasi kejadian di daerah Urip Sumoharjo, Makassar. Saat itu rombongan pengantar jenazah melakukan aksi lawan arus. Di saat itu pula, Putry langsung melakukan video live di akun media sosialnya sembari menggerutu karena dianggap merugikan pengendara lain, terlebih meningkatkan risiko akan kecelakaan.

Ketika asyik merekam, tiba-tiba kaca spionnya ditendang hingga patah oleh pengendara motor yang merupakan bagian dari rombongan pengantar jenazah. “Korban bukan cuma mobil saya, tapi mobil di depan saya juga (mobil Juke) ikut ditendang sama si pelaku. Jadi pelaku tersebut tidak menggunakan helm dan melawan arus lalu lintas, spion saya sengaja ditendang sampai hancur. Kebetulan saya sedang merekam kejadian tersebut jadi ada bukti,” kata Putry.

Putry mengaku sangat kecewa dengan peristiwa yang dialaminya. Sebab, kata dia, kendati tengah terburu-buru mengantar jenazah, tidak seharusnya melakukan aksi vandalisme dengan merusak mobil yang dianggap menghalangi jalan mereka.

“Mau nganter jenazah harus banget buru-buru? Harus banget nendang mobil orang? Saya seorang muslim, tapi setahu saya tidak ada dalil yang mengajarkan seseorang harus berlaku demikian sewaktu mengantar jenazah. Mau nganter jenazah atau mau begal orang ya?” katanya.

Usai diunggah, komentar pun datang beragam. Seperti akun @jeepjeffresjeff. “Semoga Allah memberikan manusia2 itu Hidayah.”

Lalu akun @danielstevenn pun memberi komentar. “Tangkap pelaku & buat malu, nanti pasti ujung”nya mintaa maaf di dpn publik!!!,

Iyaa yahh kasian almarhum/almarhumah,” komentar @desya_mars@ardianlim7.

Komentar Anda