Iklan Natal Ini Jadi Kontroversi karena Tampilkan Wanita Berhijab

Awal November ini, supermarket di Inggris Tesco, menjadi kontroversi di media sosial karena menampilkan keluarga muslim dan berhijab pada iklan terbarunya. Bukan tanpa sebab iklan Tesco menjadi kontroversi namun ada alasan di baliknya.

Ya, Tesco baru saja meluncurkan iklan Natal 2017. Yang menjadi kontroversi karena hadirnya keluarga muslim dan berhijab di iklan tersebut. Meski temanya Natal namun Tesco menampilkan wanita berhijab yang datang di pesta Natal.

Iklan berdurasi selama satu menit itu menjadi viral setelah diunggah ke YouTube pada 5 November lalu. Dilansir dari Metro, keuarga di Inggris sudah terbiasa merayakan Natal bersama-sama. Keluarga muslim yang tinggal di Inggris juga diundang untuk datang ke pesta Natal.

Dalam iklan tersebut, keluarga muslim yang berhijab datang ke pesta Natal dengan membawa hadiah. Mereka disambut dengan baik dan ramah saat perayaan Natal. Bahkan tak hanya hijabers yang tampil di iklan Natal itu tapi juga keluarga penganut Sikh menggambarkan pria berturban.

Selain itu, pasangan gay bahkan juga ada di iklan Tesco yang bertujuan untuk merayakan keberagaman di Inggris. Meski tujuannya baik namun banyak yang kecewa dengan iklan ini.

Ah well I guess Tesco has been infiltrated by Muslims to force Tesco to cut out Christianity!…😡😡no more Tesco for me,” komentar pengguna Twitter dengan akun @hawkin_scot.

Looking at all the #tescochristmasadvert debates 😓 #sadforhumanity #worldgonemad,” kata @Babycakes1802

WTF!! I’m outraged! Why do you have muslims in a Christmas advert?!??” ujar @K12SDE.

Meski demikian, banyak juga netizen yang membela Tesco.

Personally I say good on you @Tesco for the diversity shown in this advert, I personally have a Muslim friend who loves Christmas more than I do! Keep up the good work!” tutur @TashMoomin.

If you have a problem with Muslims celebrating Christmas, you’re a racist. Never had anyone complain about me (an atheist) celebrating it. Well done to Tesco for bringing people together. Ignore the outrage of the ignorant haters and keep it up,” tulis akun @TheRichCourt.

Di tengah kontroversi, pihak Tesco pun mengeluarkan pernyataannya. Mereka mengatakan tidak akan menarik iklan tersebut karena tujuannya benar.

Semua orang diterima di Tesco saat Natal dan kami bangga merayakannya dengan banyak cara seperti menyatukan para pelanggan kami dari latar belakang berbeda-beda,” jelas juru bicara Tesco.

Stop Hoax
BAGIKAN

YOU MIGHT ALSO LIKE

Segera, ‘Stiker’ Jokowi Hadir di Line

Menyambut Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2017, aplikasi instan Line segera meluncurkan stiker dan website kartun atau webtoon bertema Presiden Joko...

Bikin Gagal Fokus, Seksinya Peserta Jalan Kaki HUT RI di Bali

Semarak Hari Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia menggelora di seluruh penjuru negeri sejak sepekan terakhir. Seperti biasa, pemerintah daerah dan warganya menggelar berbagai acara...

Sebelum Tercyduk, Ini Sosok Pria Kemayu Yang Hina Jokowi dan Ayu Tingting

Sebelum menyandang gelar tersangka yang disematkan oleh pihak Bareskrim Polri dalam kasus penyebaran konten pornografi sesama jenis, ternyata Taufik Gani (22) sempat malang melintang...

Nonton Film Pakai Subtitle Ternyata Berbahaya, Ini Alasannya?

Subtitle adalah hal yang wajib ada ketika sedang nonton film, khususnya film yang tidak menggunakan bahasa lokal. Tanpa subtitle apalah artinya nonton film, kita...

Sekarang, Lokasi Takjil Benhil Tak Seramai Tahun Lalu

Rempong.net - Hari pertama bulan Ramadan, ada hal yang berbeda pada suasana pasar kawasan Bendungan Hilir yang biasa berjualan berbuka puasa atau takjil. Meskipun...