Sebelum menyandang gelar tersangka yang disematkan oleh pihak Bareskrim Polri dalam kasus penyebaran konten pornografi sesama jenis, ternyata Taufik Gani (22) sempat malang melintang di dunia hiburan.

Berdasarkan penelusuran Rempong.net dari akun Facebook pelaku dengan nama Taufik Gani dan berbagai sumber, terungkap bahwa dirinya pernah mengikuti ajang pencarian bakat musik dangdut yang sempat ditayangkan oleh sebuah stasiun televisi swasta.

Dalam sebuah foto yang diunggah pada akun Facebooknya tertanggal 23 Oktober, tampak Taufik yang mengenakan kemeja putih dengan mengalungkan name tag dilehernya dan memamerkan sebuah kertas bertuliskan “Golden Ticket”.

Selain memiliki bakat sebagai penyanyi dangdut, Taufik juga berprofesi sebagai foto model.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubbag Ops Patroli Siber Polri, AKBP Susatyo Purnomo.

“Fotografer model artis begitu ya karena ada postingan dia di sebuah acara,” ujar Susatyo saat rilis di Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (3/11/2017).

Dari akun Instagramnya yang menggunakan nama @taufikganitaufikgani terungkap bahwa Taufik pernah mengikuti ajang Finalis Mister Youth.

Dalam postingan itu, Taufik tampak memamerkan badan atletisnya di atas sebuah panggung.

Baca Juga :   Malang United Buat Kontes Desain Logo Berhadiah Rp 1 Juta, Beginilah Hasilnya

Seperti diketahui, Taufik ditangkap oleh Satgas Patroli Siber Polri setelah menghina Presiden Joko Widodo dan artis Ayu Ting Ting.

Selain melakukan penghinaan terhadap Jokowi, Taufik juga menyebarkan konten yang dilarang oleh UU ITE.

Konten yang dilarang tersebut konten asusila dan pencemaran nama baik.
Dari tersangka, polisi menyita sejumlah perangkat yaitu ponsel, laptop, kamera, dan beberapa barang lainnya.

Taufik Gani dikenakan Polisi dengan Pasal 29 undang-undang No. 44 tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah).
Serta, Pasal 45 ayat (1) dan atau pasal 45A ayat (2) Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang lnformasi dan Transaksi Elektronik dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Komentar Anda

READ MORE

Video Kocak Saat Pak Guru Ditendang Murid yang Fobia Suntik

Butuh kesabaran ekstra untuk mendekati anak yang fobia jarum suntik, agar mau diimunisasi. Salah-salah, malah kena tendang seperti guru yang satu ini. Seorang guru laki-laki...

5 Bencana Alam yang Mengubah Sejarah Dunia

Rempong.net - Bencana alam telah mengubah jalan sejarah manusia. Walaupun tidak semua orang sepakat tentang dampaknya, kaitan antara kejadian-kejadian alamiah itu dengan perubahan sosial...

Keren, Sweater Ini Bisa Berganti Warna Sesuai Perubahan Suhu

Adakah baju yang bisa berubah-ubah warna agar kita tidak perlu membeli banyak pakaian? Ternyata ada, lho, benda seperti ini. Salah satunya adalah sweater termo-sensitif...

Viral, Video Pasien Histeris Diduga Korban Pelecehan Oknum Staff Rumah Sakit!

Tampak seorang pasien wanita yang tangannya masih terbenam jarum infus menangis meraung-raung. Diduga payudara pasien diremas remas sebanyak dua atau tiga kali.

Melihat Kehidupan Warga di Pulau Terpadat di Dunia

Indonesia memiliki pulau terpadat di dunia, yaitu Pulau Bungin di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dengan luas daratan 8,5-12 hektare (ha) dan dihuni...