undangan pernikahan Cindra. ©istimewa
undangan pernikahan Cindra. ©istimewa

Pernikahan antara seorang pria dan dua wanita sekaligus di Sumatera Selatan kembali terulang. Kali ini terjadi di Desa Lumpatan II, Kecamatan Lais, Musi Banyuasin.

Pria bernama Cindra (25) warga Musi Banyuasin, Sumatera Selatan berencana menikahi dua gadis. Wanita pertama bernama Indah Lestari, warga Teluk Kijing, Kecamatan Lais, dan wanita kedua bernama Perawati, yang tinggal di Dusun IV (Bawah Asam), Kecamatan Lais. Cindra juga berencana melangsungkan resepsi secara bersamaan dengan dua gadisnya itu.

Pernikahan tak lazim itu langsung menyebar luas dan menggemparkan dunia maya setelah akun Twitter KiraraAmber mengunggah foto undangan di akun pribadinya, Senin (23/10).

Di dalam undangan itu tertulis Cindra akan melangsungkan akad nikah dengan Indah Lestari di kediaman wanita di Pilip 9, Desa Teluk Kijing 3, Kecamatan Lais, Muba, pada 6 November 2017.

Dua hari kemudian, Cindra juga akan menikahi wanita lain, bernama Perawati di kediaman laki-laki di Dusun IV, Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu, Muba.

Disebutkan juga dalam kartu undangan, Cindra akan menggelar resepsi pernikahan dengan dua istrinya di rumahnya pada 9 November mendatang pukul 09.00 WIB. Resepsi tersebut terbilang cukup mewah, karena diiringi hiburan OM Scorpion.

Informasi dihimpun, OM Scorpion merupakan salah satu grup orkes melayu terkenal di Sumsel. Orkes tersebut berasal dari Palembang dengan harga sewa berkisar Rp 15 juta hingga Rp 20 juta untuk sekali tampil.

Sayangnya, rencananya pernikahan Cindra dengan dua calon istrinya terancam batal setelah Kementerian Agama setempat bakal mengajukan pembatalan (N9) ke Pengadilan Agama. Sikap ini didasari adanya pelanggaran aturan poligami.

“Memang rencana pernikahan pertama didaftarkan dan kedua baru rencana. Kita ajukan pembatalan, tak hanya yang kedua tapi juga yang (pernikahan) pertama,” kata Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, HM Alfajri Zabidi, Rabu (25/10).

Dia mengatakan, fenomena pernikahan seorang pria dan dua wanita sekaligus di kabupaten itu sudah menjadi hal biasa. Tercatat ada beberapa kasus serupa namun tidak terekspos ke media dan khalayak umum.

“Itu dia, orang sana (Muba) biasa ngomong mati demi asak top (tidak masalah mati asal terkenal), begitulah,” ujarnya.

Kepala Kanwil Kemenag Sumsel HM Alfajri Zabidi mengaku telah mendengar kabar tersebut dari keterangan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Lais. Pernikahan pertama akan dilangsungkan tanggal 6 November 2017 di kediaman calon mempelai pertama. Sedangkan pernikahan kedua akan digelar dua hari kemudian di kediaman laki-laki dan keesokan harinya dilakukan resepsi.

“Ya tadi pagi saya panggil langsung Kepala KUA Lais, saya minta penjelasan. Ternyata benar kabar itu, tadinya saya tahu dari medsos,” ungkap Alfajri, Rabu (25/10).

Dijelaskannya, pria tersebut telah mengajukan pendaftaran pernikahan di KUA Lais. Sedangkan untuk pernikahan kedua belum secara resmi diajukan.

“Kabarnya dia (Cindra) juga mau daftarkan untuk pernikahan keduanya. Tapi itu baru rencana,” pungkasnya.

Terancam batal

Rencana pernikahan Cindra dengan dua gadis sekaligus di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, terancam batal. Hal ini setelah Kementerian Agama (Kemenag) mengajukan pembatalan pernikahan itu ke Pengadilan Agama.

Menurut Kakanwil Kemenag Sumsel, HM Alfajri Zabidi, pembatalan itu karena melanggar aturan poligami sesuai undang-undang. Apalagi, pernikahan pertama dan kedua yang direncanakan hanya berselang dua hari.

“Memang rencana pernikahan pertama sudah didaftarkan dan yang kedua baru rencana (didaftarkan). Tapi kita ajukan pembatalan, tak hanya yang kedua tapi juga yang (pernikahan) pertama,” ungkap Alfajri, Rabu (25/10).

Dijelaskannya, ada beberapa syarat pengajuan poligami, seperti mendapat izin dari istri pertama, tidak memiliki keturunan, dan istri pertama mengalami sakit yang tidak bisa disembuhkan. Dalam kasus ini, pria itu berstatus sebagai lajang dan kedua calon istrinya berstatus gadis.

“Poligami boleh tapi sesuai aturan, izin poligami juga tidak bisa sehari dua hari, butuh proses,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, dalam waktu dekat pihaknya akan mengajukan pembatalan (N9) rencana pernikahan itu ke Pengadilan Agama. Pihak keluarga mesti menerima keputusan pemerintah meski rencana pernikahan sudah disiapkan keluarga sejak jauh hari.

“Ya mau tidak mau, walaupun ditolak tetap dibatalkan, kita ikuti aturan,” pungkasnya.

READ MORE

7 Hewan Laut yang Mirip Kelamin Pria

Dunia laut menyimpan banyak ragam binatang yang unik. Dilihat dari segi bentuknya, binatang laut banyak yang mirip kemaluan pria. Peneliti Museum Field Chicago, Amerika...

Ini Prediksi Harga OPPO F5 di Indonesia

Tinggal seminggu lagi OPPO F5 akan diperkenalkan secara resmi di Indonesia. Perangkat yang memiliki keunggulan kamera depan 20 Megapixel dengan A.I Beauty Recognition Technology...

5 Negara dengan Suhu Paling Ekstrem, Lebih Panas dari Indonesia

Ada negara lain yang justru memiliki suhu yang lebih tinggi berkali-kali lipat dari Indonesia. Wajar saja jika bagi sebagian besar warga negara asing yang pergi ke Indonesia, harus menyesuaikan diri dengan suhu panas dan teriknya matahari di Indonesia.

Di Taiwan Nikah Sesama Jenis Di Resmikan, Pria Tingkok Rame-rame Pindah

Rempong.net - Rabu lalu, Mahkamah Konstitusi Taiwan mengumumkan bahwa pernikahan sejenis dilegalkan. Dengan keputusan kontroversial itu, Taiwan menjadi negara satu-satunya di Asia yang melegalkan...

6 Bahaya Ngeri Saat Pakai Tusuk Gigi

Rempong.net - Pasti ada saat-saat kamu makan sesuatu dan kemudian partikel kecil makanan tersebut terjebak alias 'nyangkut' di antara gigi. Nah, untuk menyingkirkan itu...

Komentar Anda