Nasi mawut di Samarinda mendadak viral karena postingan yang tersebar di Facebook. Akun Facebook Muzi Muzi mengunggah foto nasi goreng mawut yang dibelinya di pinggir jalan.

Nasi mawut merupakan varian nasi goreng yang diberi tambahan mi goreng di dalamnya. Pemilik akun ini tampaknya berpikir-pikir untuk menyantap nasi goreng mawut tersebut.

Sebabnya, dia menerima banyak porsi yang tidak biasa dibanding porsi umumnya. Porsi jumbo ini diperkirakan dapat dinikmati empat orang. Namun, penjualnya justru membungkusnya dalam satu kemasan.

Tak ayal, porsi sebanyak itu membuat akun Muzi Muzi yang membelinya heran dengan penjualnya. Dia pun mengunggah foto nasi mawut yang dibelinya, Jumat (13/10/2017).

Kurasa kesurupan pakleknya ini jualan nasi mawut subhanallah (emoji),” tulisnya.

Dari info yang tertulis di Facebook, akun Muzi-Muzi menempuh pendidikan di Universitas Widya Gama Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur.

Dalam foto, nasi itu ditambahi dua telor dan tampaknya dia tidak akan memakannya sendirian. Dua sendok telah disediakan di atas nasi tersebut.

Sangking besarnya, kemasan nasi goreng mawut terlihat tidak rapi karena dipaksakan dalam satu kemasan. Bahkan dua karet gelang belum cukup menutup rapat bungkus nasi ini.

Untuk rasanya ngimana mba Muzi Muzi, Enak aja kah?” tanya akun Joe AJun.
Enak aja menurut saya mas,” jawabnya.

Warganet merasa takjub melihat porsi makanan sebanyak itu.

Buset sampe Kyk gitu ngebungkusnya wkwk,” tulis akun Parhan Artziteru Yesung.

baah cocok buat anak kost ini mah, sampe kagak muat tuh bungkus nasi (emoji),” tulis akun Zein.

Pakle naksir sama nya…mo di jadi bini ke2…..hehehe,” tulis akun Ahmad Joesri.

Sy pernah beli disitu biasa aja tu mbak. G bnyk kyk gini. Apa krn mbak cantik ya makanya dikasih bnyk,” tulis akun Adhit Adde.

Postingan ini mengundang rasa penasaran warganet. Sebagai catatan, bagi orang yang kali pertama membeli akan sulit menemukan penjualnya.

Penjualnya hanya menjajakan dagangannya di pinggir jalan. Dari perbincangan warganet di kolom komentar, harga satuan nasi goreng mawut ini Rp12 ribu.

Bahkan, ada warganet yang ingin membeli nasi goreng mawut tersebut. Sayang, niat itu urung terlaksana karena nasi goreng mawut tersebut telah habis.

Foto: Facebook

Alamat lengkap please. Jam brp inya bejual?” tanya akun I Rahma FauZi.
agus salim mba sebelah warnet,” balas akun Dedy Risaldi Saputra.

Kalau ini porsi jumbo klo porsi normalx 12rb itu pun jg bnyak sdh paklekx kalau ngasih,” tulis akun Sang Pemimpi.

Nama tempatnya gan..,” tanya akun Freddy Dassler.

Gak benama cm rombong aj gan,” balas akun Sang Pemimpi.

“Yg jumbo brapa gan,’ tanya akun Arya Valentdra.

Iya bener yg porsi normal aja udah banyak (emoji),” tulis akun Septiyana Firdyana.

Yg jumbo tnggal ngomong aj mo hrg yg brp tp harga normal yg pasti 12rb dgn porsi yg waaw,” tulis akun Sang Pemimpi lagi.

Barusan dr sono, udah tutup SOLD OUT,” tulis akun Dedy Permana sambil menunjukkan gerobak yang menjual nasi goreng tersebut.

Foto: Facebook

Dari foto yang dibagikan akun Dedy Permana, nasi goreng mawut ini dijual di Jl KH Agus Salim, Samarinda.

READ MORE

video

Video : Viral Wanita Bernyanyi Bak ‘Konser’ di Dalam Kereta Api

Kembali Viral seorang wanita tengah asik menyanyi didalam kereta, dengan menggunakan handsfree dikepala sambil menyanyi seperti layaknya konser. Seperti apa videonya simak diatas.

5 Kontroversi Acara Dahsyat yang Menuai Kritik Warganet

Program acara musik yang ditayangkan oleh RCTI ini menuai kontroversi banyak warganet mengecam.

Ternyata Ini Beda Martabak Bangka dengan Martabak Bandung

Kuliner martabak telah menjadi favorit masyarakat Indonesia. Martabak dikenal dengan dua jenis, yaitu martabak manis dan martabak telur. Kali ini mari berbicara soal martabak...

12 Tahun Menghilang, Pantai Ini Muncul Kembali

Sebuah pantai di Irlandia yang dinyatakan lenyap pada 12 tahun lalu secara ajaib kembali muncul

Robian Pangarepo, WNI Yang Lolos Audisi Nyanyi Pop Idol Jerman

Robian awalnya ingin lebih fokus ke pendidikan. Namun ia termotivasi oleh orang-orang Indonesia yang mengikuti kompetisi menyanyi di luar negeri.

Komentar Anda