Inilah 5 Kasus Salah Penerbangan Pesawat Yang Pernah Terjadi

Bagi mereka yang belum pernah merasakan penerbangan, bepergian menggunakan pesawat adalah sesuatu yang menyenangkan. Namun lain halnya dengan mereka yang sudah terbiasa. Penerbangan pesawat dianggap hal yang biasa, bahkan cenderung membosankan.

Apalagi jika penerbangan tersebut membutuhkan waktu yang cukup panjang. Pasti akan sangat membosankan dan badan jadi terasa pegal.

Masih berhubungan dengan membosankan, kira-kira apa reaksi penumpang seandainya pesawat yang mereka tumpangi salah tujuan ? Pasti akan sangat marah karena selain capek di dalam pesawat, tentunya hal ini akan membuang-buang waktu. Dan berikut ini adalah kasus pesawat yang salah tujuan.

1. Air Asia 223 – Sydney ke Melbourne, seharusnya ke Kuala Lumpur

Sekitar dua tahun lalu, pilot maskapai Air Asia salah dalam mencantumkan titik tujuan. Pesawat yang seharusnya mendarat di Kuala Lumpur malah hanya terbang sampai ke Melbourne. Untuk mensiasati kesalahan ini, pihak maskapai berujar bahwa ada cuaca buruk sehingga penumpang tidak menyadari kesalahan yang ada. Setelah menunggu lebih dari 3 jam, Air Asia 223 kembali mengudara untuk melanjutkan perjalanannya ke Kuala Lumpur.

2. United Airlines UA 54 – Newark ke San Fransisco, seharusnya ke Prancis

Berbeda dari kasus sebelumnya, peristiwa ini hanya melibatkan satu penumpang saja. Namun dalam kasus ini, bisa dikatakan kesalahan terjadi karena maskapai dan juga penumpang itu sendiri.

Saat itu Lucie Bahetoukilae berada di Newark dan akan pulang ke Prancis. Ia memesan tiket United Airlines dan yakin akan segera sampai tujuan. Sayangnya pihak maskapai mengubah jadwal penerbangan dan dilakukan di menit-menit akhir. Hal ini semakin diperparah dengan fakta Lucie tidak bisa berbahasa Inggris.

Lucie yang sudah masuk ke dalam pesawat dibuat kebingungan karena kursi yang seharusnya ia duduki sudah ada orangnya. Sementara itu, awak kabin tidak memeriksa tiket Lucie dan menyuruh wanita ini duduk di kursi kosong. Alhasil Lucie harus mampir dulu ke San Fransisco sebelum pulang ke Prancis.

Baca Juga :   Video Menegangkan Pilot Air Berlin Bermanuver 'Selamat Tinggal'

3. Ryan Air – Inggris ke Latvia, seharusnya ke Spanyol

Apa yang dialami keluarga asal Inggris ini benar-benar sial. Saat itu mereka tengah berada di bandara Birmingham untuk liburan ke Almeria, Spanyol. Ketika pesawat Ryan Air datang, mereka langsung menaikinya.

Namun betapa terkejutnya keluarga ini saat mengetahui mereka tidak mendarat di Spanyol. Ternyata pesawat Ryan Air mendarat ke Riga, Latvia. Karena panik, mereka akhirnya balik lagi ke Birmingham dan menunggu penerbangan selanjut. Sialnya lagi, penerbangan ke Almeria harus menunggu sekitar 10 – 11 jam.

4. Jet 2- Dalaman ke Leeds-Bradford, seharusnya ke Glasgow

Stacey McGuinness berada di Dalaman dan hendak pulang ke Glasgow, Skotlandia. Ia pun memilih maskapai Jet 2 untuk mengantarnya pulang. Namun bukannya sampai ke rumah, ia justru berada di Leeds-Bradford.

Sebenarnya Stacey sudah mengira ada yang aneh dalam penerbangannya kali ini. Pada gate-nya tertulis ‘Leeds-Bradford’. Awalnya ia menanyakan hal ini ke awak pesawat, tetapi mereka bilang hal tersebut sudah benar.

Setelah mendapati ia salah tujuan, Stacey menuntut pihak maskapai untuk mengganti rugi. Pihak Jet 2 mau membayar ganti rugi atas apa yang dialami Stacey dan berjanji akan menemukan kopernya yang hilang.

5. South Florida ke New York, seharusnya ke Michigan
Kasus kurang telitinya awak pesawat kembali terjadi. Kali ini menimpa pasangan George Nobel (89) dan Helen Wheeker (96). Karena keduanya sudah lanjut usia dan harus memakai kursi roda, George dan Helen ditempatkan di kabin khusus dan diarahkan petugas.

Sayangnya petugas tidak membaca tiket yang dipegang pasangan tersebut. Ia secara santai membawa keduanya ke pesawat yang bertujuan ke New York. Pihak maskapai baru sadar bahwa seharusnya pasangan lansia ini terbang ke Michigan.

Akhirnya pihak maskapai bertanggungjawab penuh atas apa yang dialami George dan Helen. Mereka menyediakan tempat tinggal untuk bermalam dan keesokan harinya diantar pulang ke Michigan.

READ MORE

video

Video: Polantas Pukul Siswa SMA di Medan Hingga Terluka

Siswa Methodist 2 Medan yang menjadi korban sedang berboncengan dengan seorang temannya dengan tidak menggunakan helm.

Nonton Film Porno di Situs Ini Bakal di Bayar, Tertarik?

Stuart Duncan adalah satu dari orang-orang yang tak ingin ketinggalan itu. Sebagai CEO di perusahaan teknologi bernama Vice Industry Token (VIT), ia mencoba untuk menciptakan Vice Token sebagai mata uang elektronik baru dan menguji cobanya dengan penonton film porno.

Iklan Natal Ini Jadi Kontroversi karena Tampilkan Wanita Berhijab

Iklan berdurasi selama satu menit itu menjadi viral setelah diunggah ke YouTube pada 5 November lalu.

Geger Kuburan di Kalimantan Tiba-tiba Keluarkan Darah Segar

Sebuah peristiwa tak lazim mendadak kejutkan publik. Salah satu kuburan di Permakaman Muslim Gunung Bahagia atau BDS II Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur, mengeluarkan cairan...

Unik, Remaja India Bikin Satelit Terkecil di Dunia untuk NASA

Rempong.net - Seorang remaja asal India dilaporkan telah berhasil mengembangkan satelit terkecil dan teringan di dunia. Predikat tersebut bukannya tanpa alasan karena satelit bernama...