Pengemudi Brio Ugal-ugalan Jadi Tersangka, Tapi Tak Ditahan

0
0

Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Mariyono mengatakan polisi telah menetapkan Aldhia Muhammad Gardesi (21) sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran lalu lintas. Pengemudi Honda Brio itu membuat geger gara-gara coba melarikan diri usai menabrak pemotor.

Namun polisi mengaku tidak melakukan penahanan terhadap pelaku tabrak lari itu. Mahasiswa tersebut hanya diharuskan wajib lapor seminggu dua kali.

“Tersangka sudah diproses. Tapi tidak ada penahanan,” kata Mariyono saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (13/10).

Pemuda tersebut kata dia dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya. Pasal itu ancaman hukumannya enam bulan penjara. “Jadi tidak ada penahanan untuk pasal tersebut,” ujarnya.

Dia mengatakan, peristiwa yang menjadi ramai di media sosial juga tidak ditemukan kerugian berupa korban jiwa dan material. “Tidak ada kerugian material. Nihil korban jiwa juga,” jelasnya.

Menurutnya korban yang tancap gas dan tidak mengindahkan para warga untuk berhenti karena memang panik dan takut. Saat berkendara juga pengemudi tidak di bawah pengaruh minuman alkohol dan obat-obat. “Hasil tes urine negatif dari obat-obatan,” ungkapnya.

Aksi ugal-ugalan pengemudi Honda Brio di Bandung bikin heboh media sosial. Pasalnya, pengemudi Brio putih tersebut lari dari tanggung jawab. Usai tabrak lari, pengemudi ini malah kabur dan beberapa kali berusaha meloloskan diri dari kejaran.

Dalam video yang menyebar di media sosial facebook dan youtube, menunjukkan bahwa mobil tersebut tengah dalam pengejaran beberapa pengendara motor. Mereka berteriak agar pelaku keluar dari mobil untuk menyerahkan diri. Bukannya berhenti, pengemudi malah terus tancap gas.

Namun pelarian itu terhenti ketika mobil nopol D-1258 ADO tersebut tak berkutik menghadapi kepadatan terjadi di Jalan Asia Afrika (perempatan Jalan Tamblong). Mobil juga turut jadi amukan massa.

Lihat Videonya disini

Komentar Anda