Rempong.net – Wahana mandi bola jadi salah satu idola para orangtua saat membawa anak-anak mereka ke mall. Namun setelah membaca kisah satu ini, sebaiknya lain kali para orangtua lebih waspada ketika mengajak anak-anaknya bermain di wahana mandi bola.

Kisah ini diunggah oleh pemilik Facebook Beautiful Chaos pada Sabtu, 3 Februari lalu, dan menjadi viral. Si pengunggah yang diketahui merupakan warga Singapura menceritakan pengalaman mengerikannya saat bermain mandi bola bersama sang anak.

Dalam unggahannya, si ibu bercerita, suatu ketika ia mengajak anaknya bermain di wahana mandi bola di salah satu mall. Awalnya ia tak berpikir ada yang aneh pada wahana tersebut.

Namun saat sudah berada di dalam kolam bola, ia dan anak laki-lakinya kehilangan keseimbangan hingga terjatuh. Alas yang terbuat dari jaring pun membuat mereka kesulitan untuk berdiri. Ibu dan anak itu pun “tenggelam” dalam lautan bola dan tak bisa keluar.

Dalam postingan tersebut, ibu tersebut juga menyertakan video detik-detik ia tenggelam yang direkam oleh seseorang yang kemudian menolongnya keluar dari wahana mandi bola.

Dalam video berdurasi 40 detik itu, terlihat si ibu melambai-lambaikan tangannya sembari berteriak-teriak meminta tolong.

Aku panik dan tak tahu harus berbuat apa. (Seseorang menghentikan rekaman ketika menyadari ada yang tidak beres. Kemudian ia berteriak meminta tolong namun tidak ada petugas satupun yang datang),” tulis akun Beautiful Chaos.

Dan dalam video tersebut pun terlihat jika yang tenggelam tak hanya ibu dan anak ini saja, melainkan juga ada dua anak kecil laki-laki dan perempuan yang juga tak bisa keluar.

Pada akhir curhatannya ibu asal Singapura itu pun menjelaskan jika ternyata kolam bola tersebut sangat dalam. “Sekadar info, kolam bola ini dalamnya hingga ketiak ketika saya berdiri dan tinggi saya 172 cm,” tulisnya.

Today I had the fright of my life. We went to the newly opened Air Zone at City Square Mall. I was afraid of heights. But my boy wanted to play. So I just went ahead. I thought the ball pit was the safest place of the 3 storey structure. But I was so wrong. Not long into the play, I lost my balance in the ball pit and fell backwards. I could not reach the bottom and I could not stand up. I tried to roll over, I couldn’t. I tried to find the net so I could grip it, I couldn’t. My son was stuck inside too. I panicked and waved and screamed for help. None came. I seriously panicked and did not know what to do. (My helper stoped the video when she realised something was wrong and shouted for help too but none came)I finally grabbed someone’s hand and managed to stabilise myself and stood up. And thereafter I pulled out my son, and 2 other kids: a boy and a girl. It was then the staff came by to help me drag the kids out of the balls before I climbed out. The kids all went in alone. They were about 6-8 years old. The girl was crying and I think she went out after the incident. Looking at the video which my helper had taken with the intention of taking us playing, there were about 4 heads under the pool of balls. At the side there was an adult pulling out another kid. Yes it was a nasty experience for me. I’m not going into the ball pit anymore. 😆 however, I will not stop my kids from playing there. But I will ensure an adult (my hubs) goes in with him. What’s the message I’m trying to bring across with this post? There is a certain level of danger in the playground and there is only so much the staff there can do. I appeal for you to go in with your kids. The more adults there is inside, you can help watch out for other kids. Just for info, the balls were up to about my armpits when I’m standing, and I’m 1.72m tall. Yes. Well yes it was fun, just not entirely suitable for young kids. Adult supervision needed. Lots of it. :)Edit to add:1. The structures are really sound. No doubt about that. Even if so happens the net you are on, tears for some reason, there is a second net below so you won’t fall. The issue is more about the availability and vigilance of the staff to render help when needed. 2. In the newspaper articles that followed, the claim was that there are 2-3 first aid trained staff on each level during peak hours. We were there on a Saturday afternoon. Is that a peak hour? Because there was only 1 staff per level. And the staff’s duty was to oversee the slides and attention was definitely not on the ball pit. I hope they have increased the number of staff since. And not just the number, the quality. No use being first aid trained and not alert to surroundings. 3. Why is everyone saying “drowning” when it was never mentioned in the original article? 😂#airzone #airzonesg #citysquaremall#embarassingmoment #jellylegs

Posted by Beautiful Chaos on Saturday, February 3, 2018

READ MORE

Sindiran Keras Istri Caisar Menyasar Pesbukers: Tidak Usah Tonton Acaranya

Istri Caisar 'YKS', Indadari memberikan ungkapan yang cukup mengejutkan terkait permintaannya. Sebelumnya, Caisar mengaku hijrah dan memilih untuk meninggalkan dunia hiburan.Namun kini secara tiba-tiba...

Cuma Iseng, 6 Aksi Ini Berujung Pada Kematian

Rempong.net - Suatu aksi iseng terkait lelucon (prank) tengah marak belakangan ini. Bahkan terkadang kerap dibumbui adegan membahayakan yang berisiko menimbulkan kematian.Respons tak terduga...

5 Persepsi Soal Seks dan Hubungan Sesama Jenis pada Masa Lalu

Rempong.net - Pandangan manusia mengenai seksualitas berbeda-beda menurut tempat dan zaman. Apa yang dianggap tabu saat ini mungkin jadi hal biasa pada masa lalu.Tak...

Hal-hal Unik Ini Hanya Dapat Terjadi di KRL Indonesia

Sebenarnya ada hal-hal menarik yang hanya dapat terjadi di komuter Indonesia. Mulai dari penumpangnya hingga, pihak kemanan kereta atau Walka yang berdidikasi dengan pekerjaanya.

Rip MP3, Format Musik Kini Mulai Ditinggalkan

Sejak zaman dahulu, orang-orang selalu menemukan cara untuk menyimpan alunan musik. Berawal dari penggunaan alat dengan ukuran besar hingga kini berubah jadi media penyimpanan...

KOMENTAR ANDA