Foto: Youtube

Rempong.net – Kisah kesabaran perempuan yang suaminya direbut perempuan lain kembali viral di media sosial. Kali ini datang dari pemilik akun Facebook Yusilnita Moetamin.

Pada 15 Januari 2018 lalu, Yusilnita megunggah sebubah video kala dirinya ” menciduk” sang suami bersama si pelakor (perebut laki orang).

Tak hanya video, Yusilnita pun membagikan screenshot alias tangkapan layar percakapannya dengan pelakor yang telah merebut suaminya.

Si pelakor lebih dulu menghubungi Yusilnita dan mengajaknya bertemu. Si pelakor mengatakan hendak mengembalikan baju milik suami Yusilnita. Pelakor itu mengaku dirinya memiliki hubungan dengan suami Yusilnita.

Yusilnita lantas meminta si pelakor itu untuk menceritakan awal mula wanita itu bertemu dan berkenalan dengan suaminya.

Tak berhenti di situ, ternyata di foto berikutnya, Yusilnita juga mem-posting percakapan dirinya dengan pelakor lain yang juga sama-sama memiliki hubungan dengan suaminya.

Awalnya pelakor yang masih berusia 23 tahun ini berkelit tak mengenal pemilik nomor whatsap itu (milik suami Yusilnita).

Yusilnita pun menyarankan agar pertemuannya dengan pelakor itu juga mengajak sang suami. Dan si pelakor pun mengiyakan saran Yusilnita. Dan akhirnya mereka pun bertemu.

chat istri dan pelakor

Namun, setelah didesak dan Yusilnita mengatakan gara-gara wanita itu ia dan suaminya hampir saja ribut, pelakor itu mengatakan suami Yusilnita sudah punya istri.

Sepertinya sebelumnya, si pelakor ini tak mengetahui jika ia menjalin hubungan dengan pria beristri. Wanita itu pun mengaku jika dirinya jarang bertemu dengan suami Yusilnita.

Baca Juga :   Ini Sosok Kasir Alfamart Berparas Cantik Seperti Model yang Viral

Namun, keesokan harinya, setelah Yusilnita menciduk sang suami dan pelakor yang pertama itu, wanita itu kembali menghubunginya.

Pelakor itu mengaku jika dirinya sedang hamil. Ia juga meminta maaf pada Yusilnita karena telah merusak rumah tangganya.

Yusilnita pun menjawab dengan bijak, ia memaafkan pelakor itu. Yusilnita pun mengatakan hal itu adalah pelajaran baginya agar tak mudah percaya dengan perkataan suaminya.

Pelakor itu mengirimkan bukti test pack pada Yusilnita. Awalnya ia mengaku tak percaya kalau hamil, suami Yusilnita pun membelikannya test pack dan hasilnya positif.

Karena masih belum percaya, ia pun lantas membeli test pack lagi dan hasilnya positif. Pelakor itu mengaku suami Yusilnita pernah memintanya untuk menggugurkan janin yang ada di kandungannya dengan makan nanas muda, namun ia tak mau melakukan itu.

Lagi-lagi, Yusilnita menjawab dengan begitu bijaknya, yang sebenarnya pasti sulit untuk ia ucapkan. Yusilnita mengatakan agar si pelakor itu menjadi wanita terhormat dan jangan menggugurkan kandungannya, karena suaminya pasti akan bertanggung jawab.

Tak berhenti di situ, Yusilnita pun mengatakan janin yang di kandungan pelakor itu tidak memiliki dosa apapun sehingga ia tak pantas untuk dikorbankan.

topik minggu ini yg paling populer,,,nek ngendi enek stok sabar sing koyo mbak e iki yo pelakor oh pelakor

Posted by Ganden Pak'e Dicka on Wednesday, January 17, 2018

READ MORE

Ternyata Ini Fungsi Segi Empat Pada Tas Ransel

Tas ransel telah menjadi bagian hidup sehari-hari, mulai dari anak sekolah hingga pekerja kantor kerap kali membawa benda ini. Saat membawa tas, mungkin banyak...

10 Selebriti Muda Dengan Bayaran Termahal Di Dunia

Rempong.net - Muda, berbakat, dan kaya raya. Tampaknya para bintang muda yang sedang bersinar karirnya ini berhasil mengisi pundi-pundi kekayaan dalam jumlah melimpah. Usia...

Resep Donat Mie, Kuliner Lagi Hits Jaman Now

Dunia kuliner tak habis-habisnya membuat heboh dengan tren makanannya yang kian mendapat sorotan.

Sekarang, Lokasi Takjil Benhil Tak Seramai Tahun Lalu

Rempong.net - Hari pertama bulan Ramadan, ada hal yang berbeda pada suasana pasar kawasan Bendungan Hilir yang biasa berjualan berbuka puasa atau takjil. Meskipun...

7 Ulah Egois Penumpang Kapal Titanic di Malam Nahas

Rempong.net - Kapal Titanic yang karam Minggu malam 14 April 1912 melepas 'topeng' manusia-manusia di dalamnya, menguak sifat asli dan kesejatian mereka.Kala itu, anak-anak...

KOMENTAR ANDA