Mencium Baju Pasangan
Ilustrasi

Rempong.net – Apakah Anda merasa stres? Bingung bagaimana cara mengatasinya? Ternyata menghilangkan stres cukup mudah dilakukan, yaitu dengan mencium aroma pakaian pasangan Anda.

Dilansir dari News UBC, Jumat 8 Juni 2018, penelitian psikologi terbaru dari University of British Columbia telah menemukan bahwa aroma pasangan dapat membantu menurunkan tingkat stres.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology ini, menemukan bahwa wanita merasa lebih tenang setelah mencium aroma pasangan prianya.

Sebaliknya, terpapar aroma orang asing memiliki efek sebaliknya dan meningkatkan kadar hormon stres, kortisol.

“Banyak orang memakai baju pasangannya atau tidur di sisi tempat tidur pasangan mereka ketika pasangan mereka pergi, tetapi mungkin tidak menyadari mengapa mereka terlibat dalam perilaku ini,” kata Marlise Hofer, penulis utama penelitian dan seorang mahasiswa pascasarjana di departemen psikologi UBC.

“Temuan kami menunjukkan bahwa aroma pasangan itu sendiri, bahkan tanpa kehadiran fisik mereka, dapat menjadi alat yang kuat untuk membantu mengurangi stres,” ujarnya.

Pada penelitian ini, para peneliti merekrut 96 pasangan lawan jenis.

Pasangan pria diberi kaos yang bersih untuk dipakai selama 24 jam dan diperintahkan untuk tidak menggunakan deodoran, produk tubuh beraroma, merokok, dan makan makanan tertentu yang dapat memengaruhi aroma tubuh mereka.

Kaos itu kemudian dibekukan untuk mempertahankan aromanya.

Para wanita secara acak ditugaskan untuk mencium sebuah kaos yang entah tidak dipakai, atau telah dipakai oleh pasangan mereka atau orang asing.

Para wanita menjalani tes stres yang melibatkan wawancara pekerjaan tiruan dan tugas matematika mental, dan juga menjawab pertanyaan tentang tingkat stres mereka dan memberikan sampel air liur yang digunakan untuk mengukur kadar kortisol mereka.

Baca Juga :   Seorang Bayi Laki-laki Lahir dengan Dua Penis di Tubuhnya

Para peneliti meminta wanita untuk bertindak sebagai “pencium” karena mereka cenderung memiliki penciuman yang lebih baik daripada pria.

Mereka menemukan bahwa wanita yang mencium kaos pasangannya tidak merasa stres, baik sebelum dan sesudah tes stres.

Mereka yang mencium kaos pasangannya dan juga mengidentifikasi aroma dengan benar juga memiliki kadar kortisol yang lebih rendah.

Hal itu menunjukkan bahwa manfaat mengurangi stres dari aroma pasangan adalah yang terkuat ketika wanita tahu apa yang mereka cium.

Sementara itu, wanita yang mencium aroma orang asing memiliki kadar kortisol yang lebih tinggi selama tes stres.

Para penulis berspekulasi bahwa faktor-faktor evolusi dapat mempengaruhi mengapa aroma asing mempengaruhi tingkat kortisol.

“Sejak kecil, manusia takut pada orang asing, terutama laki-laki yang aneh, jadi mungkin saja aroma laki-laki yang aneh memicu respons ‘melawan atau lari’ yang mengarah pada peningkatan kortisol,” kata Hofer.

“Ini bisa terjadi tanpa kita sadari sepenuhnya,” tambahnya.

Frances Chen, penulis senior dan asisten profesor studi di departemen psikologi UBC, mengatakan temuan itu bisa memiliki implikasi praktis untuk membantu orang mengatasi situasi stres ketika mereka jauh dari orang yang dicintai.

“Dengan globalisasi, orang semakin bepergian untuk bekerja dan pindah ke kota-kota baru,” kata Chen.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa sesuatu yang sederhana seperti mengambil pakaian yang dikenakan oleh kekasih Anda bisa membantu menurunkan tingkat stres ketika Anda jauh dari rumah.”

Penelitian ini didukung oleh Yayasan Visi Psikologi Amerika, fakultas seni humaniora dan hibah ilmu sosial UBC, dan lulusan fakultas seni mahasiswa UBC.

Studi ini ditulis bersama oleh Hanne Collins dan Ashley Whillans ketika mereka berada di UBC. (lai)

Komentar Anda

READ MORE

Edan! Kerap Patah Hati dan Dicampakkan, Wanita Ini Pilih Nikahi Hantu

Seorang wanita asal Irlandia Amanda Teague, memilih menyerah dalam menjalin hubungan asmara dengan manusia.

Menguak Fakta Menarik Imsakiah

Rempong.net - Imsakiah Ramadan seperti kita ketahui berisikan jadwal puasa selama satu bulan penuh melingkupi waktu sahur, berbuka dan salat 5 waktu. Tapi pernahkah...

6 Superhero yang Bisa Bertahan Hidup di Avengers: Infinity War

Banyak yang mengaitkan spekulasi tersebut dengan cerita dalam beberapa komik. Sementara, kita mengetahui Avengers: Infinity War akan dibuat berbeda dari materi aslinya.

Kelainan Genetik, Wanita Ini Terus Merasa Lapar Meski Sudah Banyak Makan

Alex Brown bukannya tidak mau mengontrol nafsu makannya tapi ia tidak bisa. Wanita asal Paso Robles, California, ini mengidap gangguan genetik yang membuatnya terus-terusan merasa lapar.

Nonton Film Pakai Subtitle Ternyata Berbahaya, Ini Alasannya?

Subtitle adalah hal yang wajib ada ketika sedang nonton film, khususnya film yang tidak menggunakan bahasa lokal. Tanpa subtitle apalah artinya nonton film, kita...