Permen mengandung narkoba
Salah satu unggahan tentang permen susu yang mengandung narkoba. (Foto: Facebook)

Di Facebook ada ratusan orang membagikan kabar bahwa ditemukan permen susu yang mengandung narkoba di Banyumas. Disebutkan bahwa permen tersebut ditemukan oleh orang tua yang anaknya sudah berhari-hari tidak mau makan dan teler.

“Anaknya bidan di Banyumas makan permen susu, trus 3 hari gk mau makan, ngefly. Disarankan temen dokter di purbalingga untuk membawa permen tsb ke BNN, ternyata hasilnya positif mengandung narkoba jenis benzodiaepin,” tulis salah satu pengguna Facebook yang turut menyebarkan kabar tersebut pada 13 Desember 2017.

Menanggapi hal ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi. Hasilnya ditegaskan bahwa kabar permen susu yang mengandung narkoba itu adalah hoax.

Balai Besar POM Semarang dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyumas menemukan bahwa ada empat anak yang mengonsumsi permen terkait. Satu orang memang jatuh sakit, namun yang lainnya sehat.

“Selanjutnya diketahui bahwa anak tersebut sakit demam dan diberi obat penurun panas yang mengandung Ibuprofen,” tulis BPOM seperti dikutip dari situs resminya, Rabu (20/12/2017).

“Kasus permen mengandung narkoba telah beberapa kali merebak melalui media sosial, namun hasil pengujian laboratorium Badan POM RI terhadap produk yang diisukan tersebut menunjukkan tidak mengandung narkoba dan zat adiktif (negatif),” lanjutnya.

Lebih jauh diketahui produk permen susu yang diisukan mengandung narkoba tersebut sebetulnya sudah terdaftar memiliki izin edar BPOM. Seperti yang kita ketahui untuk memiliki izin edar berarti produk telah dievaluasi terhadap aspek keamanan, mutu, gizi, termasuk proses produksi serta labelnya.

BPOM mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tidak menyebarluaskan isu terkait makanan yang tidak terbukti kebenarannya.

Permen mengandung narkoba

“Badan POM RI akan terus memantau perkembangan isu ini dan mengambil langkah hukum jika terbukti melanggar peraturan perundang-undangan,” tutup BPOM seperti dikutip dari laman detik.com, Sabtu 23 Desember 2017.

READ MORE

video

Video : Niat Mau Nipu, Ee Malah di Buat Sange Sama Korban

Kembali beredar video penipuan yang mengatasnamakan kepolisian, diduga korban memiliki kasus yang menimpa anaknya dan dimintain uang damai 10 juta rupa. Namun si korban dengan...

Anji: Saya Bisa Buktikan Identitas Asli Lucinta Luna

Mantan vokalis Drive, Anji mengusulkan satu cara untuk membuktikan identitas asli LUcinta Luna. Caranya ternyata cukup gampang. Lucinta tinggal menyanyikan lagu-lagu dengan jenis suara khusus wanita.

Media Asing, Inggris Sampai AS Soroti Hilangnya Setya Novanto

Dalam pemberitaannya, media Singapura, the Straits Times, menjelaskan upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memburu Setya Novanto di rumahnya

5 Aturan Pakai Kacamata untuk Hijabers

Tidak sedikit wanita berhijab yang memakai kacamata setiap hari. Beberapa hijabers yang tidak menggunakan kacamata minus pun memiliki kumpulan kacamata gaya untuk dipakai saat...

Terkuak, Ini Fakta Pedang yang Digunakan Dalam Pertunjukan Menelan Pedang

Rempong.net - Banyak orang yang selalu mengira “menelan pedang” dalam pertunjukan di atas panggung itu adalah sulap, mereka pikir pedang yang ditelan itu tak...

Komentar Anda