Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) nampaknya gencar menyosialisasikan registrasi kartu prabayar sesuai dengan NIK dan KK. Misalnya saja di akun Instagram resminya, Kemenkominfo. Di laman media sosialnya itu, mem-posting meme film Pengabdi Setan dengan pesan mengenai registrasi prabayar.

“Tenang, registrasi nomor prabayar ga perlu pake nama ibu kok.. #gaperlunamaibu #registrasiPrabayar,” tulisan caption gambar meme tersebut.

Foto: instagram

Berdasarkan pengamatan Rempong.net, Sabtu, 21 Oktober 2017, sejauh ini postingan Kemkominfo tersebut sudah di-like sekitar 1,747 dan dibanjiri banyak pertanyaan dan tanggapan, baik yang serius maupun sekadar bercanda.

Sy mau tanya, kalo tdk diregistrasi ulang , apa benar no di blokir ??? Thx,” ujar pengguna Instagram.

nomornya tidak akan aktif,” jawab admin Instagram Kemenkominfo.

kok gitu, yah ibu baper dong,” tanggapan pengguna yang lain.

Pihak Kemenkominfo sendiri pun membalas dengan, “Nama ibu kamu aman kok,” jawab Kemenkominfo.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah mengeluarkan aturan untuk melakukan registrasi kartu prabayar sesuai dengan identitas resmi. Aturan ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari kejahatan dunia siber dan single identity number.

Pada saat registrasi pelanggan baru atau lama, pengguna hanya mencantumkan NIK dan no KK saja tanpa perlu menyebutkan nama Ibu Kandung. Selanjutnya, mengirim SMS ke 4444 dengan format tertentu yang berisi data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga yang sah.

“Registrasi pelanggan jasa telekomunikasi tidak memerlukan data nama ibu kandung,” kata Ketua Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Achmad M. Ramli dalam keterangan resminya, Kamis (19/10).

Registrasi ini, bisa dilakukan oleh pelanggan sendiri maupun dapat dilakukan di gerai resmi operator seluler yang digunakan.

Komentar Anda