Pramuka
Foto : Liputan6

Rempong.net – Seorang remaja lelaki berseragam pramuka nekat memotong laju kendaraan rombongan calon Wakil Gubernur Jawa Barat (Cawagub Jabar) Dedi Mulyadi yang sedang melintasi jalan Sukabumi-Ciawi, Bogor, Kamis, 5 April 2018 Lalu. Arus lalu lintas di kedua jalur tersebut terbilang macet parah.

Pramuka
Foto : Liputan6

Aksi siswa SMAN 1 Cijeruk Bogor itu bukan untuk gaya-gayaan. Ia terdorong untuk menghentikan laju kendaraan cawagub demi membuka jalur bagi ambulans yang sedang membawa pasien kritis. Ambulans itu ikut terjebak macet.

Ia meliuk-liukan sepeda motornya untuk menyalip kendaraan besar dan rombongan cawagub. Setelah dirasa pas, ia memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan. Ia lalu turun dan langsung mengurai kemacetan sampai ke perempatan Ciawi, Bogor.

Aksi kader pramuka tersebut menarik perhatian calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Mantan Bupati Purwakarta itu turun dari kendaraannya dan menghampiri Bagus yang tengah bergelut dengan debu jalan. Cucuran keringat pun mengalir deras dari tubuh bocah itu.

“Ade namanya siapa? Kenapa melakukan ini? Ade masih sekolah?” berondongan pertanyaan meluncur dari mulut Dedi Mulyadi.

Anggota pramuka itu mengaku bernama Bagus (17). Dia mengaku aksinya mengatur kendaraan di jalan raya saat macet adalah rutin.

Baca Juga :   Emak-emak Mana yang Bisa Kalahkan Menteri Susi Saat Naik Motor Trail?

“Ini mah sudah rutin Pak, enggak apa-apa,” katanya.

Dedi semakin kagum saat Bagus menolak halus pemberian uang yang disodorkannya. “Saya kagum ke Dek Bagus. Mau membantu orang dengan ikhlas,” ujarnya.

Pengalaman Pilu

Pramuka
Foto : Liputan6.com

Kisah Pramuka Nekat Potong Laju Mobil Rombongan Cawagub Jabar
Ada kisah pilu yang melatari aksi nekat anggota pramuka di Bogor memotong laju mobil rombongan Cawagub Jawa Barat. (Liputan6.com/Abramena)
Bagus menceritakan awal mula terdorong mengatur jalan raya. Ia memiliki kisah pilu terkait dengan mobil ambulans yang terkena macet.

Ayahnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit saat dibawa mobil ambulans dan terjebak kemacetan. Sejak saat itu, Bagus berjanji pada dirinya sendiri untuk membantu membuka jalan bagi ambulans yang terkena macet.

“Saya kalau mendengar suara ambulans suka teringat almarhum bapak. Bapak saya meninggal di dalam mobil ambulans karena terkena macet. Saat itu, tidak ada yang membantu membuka jalan, tidak ada yang menghiraukan,” ucapnya lirih.

Bagus pun sama sekali tidak mengetahui jika dalam antrean kemacetan tersebut terdapat rombongan Dedi Mulyadi. “Tadi itu spontan saja Pak. Dengar ambulans langsung saja turun ke jalan,” ucapnya polos.

READ MORE

Via Vallen Naik Daun, Ayu Ting Ting: Santai Saja

Banyak orang membanding-bandingkan Ayu Ting Ting dengan pedangdut yang tengah naik daun, Via Vallen. Namun, Ayu mengaku tak pernah merasa tersaingi oleh pelantun tembang...

Di Taiwan Nikah Sesama Jenis Di Resmikan, Pria Tingkok Rame-rame Pindah

Rempong.net - Rabu lalu, Mahkamah Konstitusi Taiwan mengumumkan bahwa pernikahan sejenis dilegalkan. Dengan keputusan kontroversial itu, Taiwan menjadi negara satu-satunya di Asia yang melegalkan...

Akhirnya, 13 Orang Terjebak di Gua Thailand Berhasil Dievakuasi

Pada upaya terakhir, tim penyelamat akhirnya membawa keluar lima orang yang masih tertinggal di dalam gua terlarang Thailand itu, termasuk sang pelatih.

Musim Pelakor, Pria Ini Buktikan Bisa Punya Dua Istri Cantik dan Akur

Seorang wanita bernama Warissara Poksrichan, yang merupakan salah satu istri dari pria itu, memperlihatkan sesuatu yang berbeda dari unggahan fotonya.

Kocak, Aksi Menteri Jokowi Ngeband di Resepsi Anak Mensesneg

Aksi Elek Yo Band di panggung pernikahan putri Pratikno direkam di video.

KOMENTAR ANDA