Rempong.net – Seorang pedagang di Malaysia ditembak oleh sekelompok perampok. Uang tunai senilai 80 ribu Ringgit (sekitar Rp 275 juta) dan perhiasan dengan nilai 150 ribu Ringgit (sekitar Rp 518 juta) pun melayang.

Pria bernama Mohd Irfan Abdullah itu tidak meninggal dunia, dia ditemukan berlumuran darah dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Raja Perempuan Zainab II, Malaysia.

Mengutip laman Berita Harian, Sabtu (3/2/2018), korban diketahui sebagai pedagang online yang berjualan kosmetik, perhiasan, hingga pakaian.

Dia juga aktif melakukan siaran live streaming melalui platform Facebook Live. Adik ipar korban, Nordin Kadir, mengatakan korban sering live di Facebook untuk berjualan.

“Kakak iparku sering menayangkan live di Facebook Live sebagai cara memasarkan barang dagangannya,” kata Nordin.

Berdasarkan tayangan video live yang beredar, korban diketahui kerap mempertontonkan uang dan perhiasan kepada para penontonnya saat sedang siaran di Facebook Live.

Kemungkinan, gara-gara hal inilah korban dirampok oleh para perampok yang mengincar uang dan perhiasan miliknya.

Ditembak di Betis

Ketua Polisi Daerah Pasir Mas Asisten Komisioner Abdullah Mohammad Piah mengatakan, berdasarkan kamera CCTV, kejadian tersebut didalangi oleh tiga pria bertopeng yang mengendarai mobil putih.

Sekadar diketahui, Mohd Irfan Abdullah ditembak di betis. “Kami juga menemukan peluru 9 mm di tempat kejadian. Diyakini korban ditembak setelah diancam oleh para perampok,” kata Abdullah.

Bahkan, kepolisian menyebut, tidak menutup kemungkinan perampok telah melarikan diri ke negara tetangga.

Komentar Anda