Kontroversi Acara Dahsyat
Kontroversi Acara Dahsyat. Via : today.line.me

Rempong.net – Dahsyat merupakan salah satu acara musik yang tetap eksis hingga kini, sejak pertama kali dimulai pada tanggal 24 Maret 2008. Namun tahukah kamu bahwa selama itu pula, program acara musik yang ditayangkan oleh RCTI ini menuai kontroversi.

Bahkan di bulan Maret tahun 2017 lalu, acara musik ini dijatuhi sanksi oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena kedapatan melanggar aturan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI.

Tak cukup sampai disitu saja, sedikitnya yang pernah dituai ada 5 program acara musik Dahsyat, melansir today.line.me, Selasa, 23 Januari 2018.

1. Peringatan atau Teguran dari KPI karena konten yang melanggar

Ini terjadi pada Episode 26/08/2015, dan Episode 31/01/2016. Di mana dalam episode tersebut, program Dahsyat menayangkan adegan para host yang memasukkan secara paksa makanan ke dalam mulut host lain.

Sementara di Episode berikutnya menayangkan seorang wanita yang berkata kasar yang menyebut hewan.

“Lu an***g lu emang lu” begitulah kata kasar yang keluar dari mulut wanita itu, yang langsung mendapat tanggapan dari pihak KPI dengan memberikan peringatan atau teguran.

2. Teguran karena ucapan Zaskia Gotik soal Pancasila

Ini adalah kasus yang sempat membuat berang publik Tanah Air. Banyak pula pihak yang menyayangkan insiden ini, karena sebegitu mudahnya pedangdut tersebut menjadikan ideologi dasar bagi negara Indonesia sebagai lelucon.

Pada segmen “Cerdas Cermat Bersama Cecepy” di Episode 15/03/2016, Zaskia mendapat pertanyaan dari salah satu host tentang tanggal Proklamasi dan dijawab oleh Zaskia “Setelah adzan subuh… tanggal 32 Agustus”.

Kemudian di pertanyaan berikutnya ia ditanya, “Apa lambang dari Pancasila, sila ke 5? dijawab oleh Zaskia Gotik “Bebek Nungging”.

KPI Pusat menilai jawaban-jawaban tersebut menghina dan merendahkan kehormatan lambang negara serta melecehkan sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

3. Penghentian Sementara Dahsyat karena Gunakan Kata-kata yang Melanggar Aturan KPI

Lagi-lagi, acara musik ini menuai kontroversi dan mendapat teguran keras dari pihak KPI. Ini terjadi pada tanggal 28 Februari 2017 pukul 09.11 WIB dan 1 Maret 2017 pukul 08.49 WIB. Dimana program siaran tersebut memuat perkataan yang merendahkan seperti “p’a”, “pangeran sawan”, “ular kadut”, dan “jenglot”.

Baca Juga :   Terungkap! Ini Dia Pria yang Biayai 65 Gurunya Piknik ke Luar Negeri

Hal ini dinilai KPI sangat buruk dan tak layang tayang, karena dapat memberi pengaruh buruk bagi penonton, khususnya anak-anak.

4. Jadikan Meninggalnya Jonghyun SHINEE sebagai Bahan Bercandaan

Jonghyun SHINEE sebagai Bahan Bercandaan
Via : today.line.me

Kabar kematian penyanyi Korea, Jonghyun SHINee sempat dibahas dalam program acara musik tersebut. Tapi sayangnya, bukannya menjadikan kabar ini sebagai kabar duka, melainkan candaan.

Bermula ketika host wanita Ayu Dewi bertanya “Kemarin ada bintang Korea yang meninggal dunia ya? Yang meninggal Jonghun, Jonghun, Sine, Sine,” ujarnya agak nyeleneh.

Kemudian oleh host pria, Denny Cagur, pertanyaan tersebut ditanggapi seperti ini “Benar baru meninggal, entar kalau tujuh harian silahkan datang,” yang dijawab oleh host lain, “Gak ada lah, ke rumah siapa?”.

Sontak pernyataan itu membuat para penggemar Korea di Indonesia geram dan berang. Atas kekesalannya itu, mereka pun beramai-ramai langsung menyerbu akun Instagram Denny Cagur untuk protes.

5. Game yang Melecehkan TNI

Dahsyat melecehkan TNI
Via : today.line.me

Terakhir adalah kasus yang baru hangat diperbincangkan belakangan ini. Dalam sebuah video yang beredar, tampak pria berseragam TNI sedang makan donat dengan cara yang tak wajar. Di mana donat diikatkan ke kaki host wanita Felicya Angelista.

Aksi tersebut langsung mendapat perhatian khusus dari organisasi masyarakat (Ormas) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB), dengan melaporkan Felicya Angelista ke Polda Metro Jaya, Minggu (21/1/2018) malam.

Sementara itu, Ketua Infokom Pekat IB, Sosialisman Hidayat Hasibuan mengungkapkan, kalau tayangan Dahsyat merugikan masyarakat.

“Jangankan TNI, masyarakat biasa saja tidak boleh diperlakukan seperti itu. Pelecehan sekali,” ujar Lisman di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu (21/1/2018).

Belakangan, Felicya diketahui telah melayangkan permohonan maafnya melalui akun Instagram.

Namun sayangnya, permohonan maafnya tersebut tidak diindahkan, dia tetap dilaporkan ke polisi.

“Kalau hanya minta maaf, jeranya di mana,” kata Lisman.

READ MORE

5 Bahan Terbaik dan Paling Aman untuk Bersihkan Gadget

Perangkat elektronik atau gadget, juga harus diperhatikan dari sisi kebersihannya. Sebab, jika jarang dibersihkan, gadget otomatis cepat kotor. Jika kotor dan tidak pernah dibersihkan,...

Orang-Orang Ini Kelakuannya Bikin Sebel, Jangan Ditiru Ya!

Pasti kamu pernah berhubungan dengan orang-orang yang kelakuannya bikin ngelus dada kan? Atau jangan-jangan kamu sendiri juga sering membuat kesal orang lain karena kelakuanmu?Yang...

Indonesia Masuk 10 Besar Kostum Nasional Terbaik Miss Grand International

Indonesia berhasil masuk dalam daftar 10 Top National Costume di ajang Miss Grand International 2017. Kostum bertema 'Ibu Pertiwi' yang dibawakan Miss Grand Indonesia...

Akibat Kecanduan Main Game, Wanita Ini Jadi Buta

Seorang wanita muda berusia 21 tahun bernama Xiaou Wu (nama disamarkan) asal Dongguan, China harus dilarikan ke rumah sakit setelah merasakan keanehan di matanya.Hal...

Vivo V7+, Dibekali Layar Tanpa Bezeless dan Kamera 24 MP?

Vivo akhirnya mengumumkan smartphone penerus V5 dan V5s, yakni V7+. Vendor smartphone asal Tiongkok itu memilih India sebagai lokasi peluncuran. Dengan demikian, India juga...

KOMENTAR ANDA